Salah satu stasiun TV swasta di Indonesia menayangkan sebuah program yang bernama “Reportase”. Program tersebut mengisahkan bagaimana perkembangan buruk pada orang muda di Jogjakarta. Kasus Aborsi yang terjadi hampir 15.000 jiwa pertahun. Dan gaya hidup seks bebas pada mahasiswa dan remaja yang berkembang pesat. Program tersebut juga menelusuri peredaran obat untuk aborsi pada anak-anak muda dari kalangan orang-orang tidak percaya maupun orang-orang percaya yang mengalami ‘kecelakaan’ sehingga hamil diluar nikah. Dengan modus aperandi menjual obat untuk terlambat bulan, ternyata mereka menjual obat untuk aborsi.
Sedemikian rusaknya generasi akhir jaman ini yang sedang terlena buaian iblis yang sangat menggoda. Sehingga mereka keluar dari rancangannya yang sesungguhnya.
Firman Allah berkata ; “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan tujuan Allah.” Roma 8:28 (NIV)
Begittulah pekerjaan iblis ketika tahu bahwa setiap kita di ciptakan untuk suatu tujuan yang baik. Mereka tiada hentinya 24 jam dalam satu hari, 7 hari dalam satu minggu dan seterusnya untuk merenggut orang percaya sebanyak-banyaknya masuk dalam rancangannya untuk memenuhi neraka sebagai tujuannya.
Banyak orang yang merasa tidak berarti lagi hidup ini karena masa depan mereka terasa sudah rusak, dan merasa terbuang dari komunitas mereka yang sering mencemooh ataupun mengasingkan mereka. Seperti sampah yang terbuang dan tidak pernah diperhatikan lagi.
Namun kita tidak perlu kuatir, ada kabar gembira!!, bahwa Allah yang kita sembah tetap setia sekalipun kita tidak setia ( 2 Tim 2:13 ). Asalkan kita mau datang dengan rendah hati bertobat dan mengakui kesalahan kita di hadapan-Nya, memohon pengampunan atas dosa-dosa kita. Dan karya penebusan-Nya mampu mengubah Nasib dan tujuan hidup kita ( Roma 3:20-24 )
• Dari neraka ( maut ) pindah ke sorga (hidup)
• Dari hidup dibawah hukuman menjadi hidup dalam berkat
• Dari permusuhan menjadi kasih yang tulus
• Dari hidup tnapa pengharapan menjadi penuh pengharapan.
Ijinkan Tuhan merubah hidup anda, tidak peduli dimanakah posisi kita saat ini untuk memulainya, tidak peduli status social kita, latar belakang pendidikan kita, orang kaya atau miskinkah kita, atau anda termasuk orang baik-baik atau orang jahat. Tuhan mampu mengubah hidup kita secara luar biasa, agar hidup kita ini menjadi lebih berarti
God’s Art in History
Abraham, akan melewati masa tuanya tanpa anak, namun menjadi bapa banyak bangsa
Yakub, si penipu yang menjadi Israel (pejuang Allah).
Yusuf, seorang napi yang akhirnya menjadi perdana mentri.
Musa, dari gemabala domba di Midian menjadi gembala bangsa Israel.
Gideon, si penakut yang menjadi pemimpin gagah berani.
Paulus, seorang penganiaya terkejam menjadi misionaris terbesar.
Mereka adalah orang-orang yang mengalami perubahan dalam hidupnya. Sebab Allah menghendaki banyak orang diselamatkan dan tidak binasa juga memiliki rancangan hidup yang damai sejahtera.
Tuhan tidak membutuhkan apa-apa dari kita kecuali kesediaan kita. Tokoh-tokoh diatas ini hanyalah orang biasa, bahkan ada yang mengawali hidupnya dengan buruk. Tetapi tuhan tidak kesulitan untuk mengubah mereka menjadi orang-orang yang luar biasa.
Tuhan adalah “Seniman” yang luar biasa. Dia mengubah kita yang terbuang menjadi yang berarti. Sebuah buku yang saya baca mengatakan, hubungan manusia dengan Allah mirip dua orang yang memgang seutas tali. Manusia memegang ujung tali saatunya dan Allah memegang ujung tali yang lainnya. Setiap kali manusia berbuat dosa, manusia akan menggunting tali tersebut, Namur Allah akan menyambungnyya kembali sehingga jarak antara kedua ujung tali tersebut makin dekat. Semakin sering di gunting semakin dekatlah hubungan itu. Sayangnya kita sering tidak menyadarinya. Sebagian manusia baru menyadarinya ketika sang kematian menjemputnya. Oh Tuhan, ternyata Engkau berada Sangat dekat dengan kami, seperti tag line sebuah iklan perusahaan selular; „Engkau hadir begitu dekat dan begitu nyata. Amin!!
( donny muntu )
Senin, Juli 21
Langganan:
Komentar (Atom)
